Puasa Menjelang Pernikahan Untuk Wanita Beserta Doanya Dalam Islam

Puasa Menjelang Pernikahan Untuk Wanita Beserta Doanya Dalam Islam – Menjelang hari pernikahan pasti siapa saja ingin terlihat istimewa. Segala persiapan baik secara lahir maupun batin pun dilakukan guna menyambut hari bahagia tersebut. Terlebih di kalangan masyarakat Indonesia, menjadi pengantin berarti melakukan upacara adat yang sarat akan budaya dan kebiasaan kuno. Misalnya saja, puasa menjelang pernikahan. Bagi wanita, hal ini cukup wajib dilakukan karena diyakini puasa ini mampu membuka aura kecantikan wanita. Sehingga di hari pernikahan nanti bisa tampil cantik bak putri Raja.

Puasa menjelang pernikahan adalah puasa mutih yang mana puasa ini dilakukan sebagai ritual untuk buka aura pengantin. Puasa mutih ini dilakukan sebanyak 3 hari pada umumnya, dimulai 3 hari sebelum pernikahan. Adapun tata caranya yaitu :

Tata Cara Puasa Menjelang Pernikahan

Sebelum melakukan puasa mutih menjelang pernikahan, anda harus membaca dulu niatnya, yang berbunyi :

Niat ingsun puasa mutih, supaya putih badanku putih batinku, putih kaya dening banyu suci karena Allah Ta Ala

Adapun tata caranya yaitu ;

Seperti puasa pada umumnya, puasa menjelang pernikahan untuk wanita ini anda harus melakukannya ketika subuh tiba hingga maghrib. Bedanya, dalam puasa mutih anda tidak diperbolehkan makan makanan sembarangan. Untuk sahur anda harus makan nasi, garam dan minum air putih saja. Begitu juga saat berbuka anda hanya boleh makan makanan tersebut saja.

Doa Menjelang Pernikahan

Setelah melakukan puasa menjelang pernikahan yaitu puasa mutih selama 3 hari, selama berpuasa anda harus membaca doa menjelang pernikahan yang bunyinya adalah :

  1. Siapkan air 1 gelas
  2. Lakukan solat hajat 2 rakaat saja niatkan untuk melancarkan hari pernikahan anda
  3. Rakaat Pertama baca surat Al Fatihah dan dilanjurkan membaca surat Al ikhlas 11x
  4. Rakaat kedua baca surat Al Fatihah dan dilanjurkan membaca surat Al Insyiroh 11x
  5. Setelah solat hajat, baca doa berikut sebanyak 33 kali: “Allahumma bayyid wajhi bi nurika yauma tabyaddu wujuh aulaika wala tusawwid wajhi bi dzulumatika yauma taswaddu wujuh a’daai’

Puasa mutih menjelang pernikahan dilakukan memang atas dasar kepercayaan akan tradisi saja, tidak ada kaitannya dengan dengan perintah agama apalagi bersumber dari Islam. Puasa yang bersumber dari agama memang mengandung arti dan tujuan yang baik. Tujuannya adalah agar kita lebih dekat kepada Tuhan, sehingga diberikan kemudahan dan kelancaran menjalani hajat tersebut.

Nah, demikian puasa menjelang pernikahan untuk wanita semoga bermanfaat untuk anda dan BARAKALLAH. Selamat mengamalkan.

Mungkin Anda juga menyukai

%d blogger menyukai ini: